9 Tips Perawatan Mobil Yang Harus Rutin Dilakukan

7 Agustus 2020 14.15

Perawatan Mobil Yang Harus Rutin Dilakukan

Agar mobil memiliki masa pakai yang lama serta terhindar dari kerusakan, pemilik kendaraan harus melakukan perawatan mobil secara rutin. Dengan melakukan perawatan mobil, maka pemilik kendaraan dapat mengetahui kondisi mobil, apakah oli masih sudah menghitam atau apakah kampas rem sudah harus diganti.

Biasanya perawatan mobil harus dilakukan berkala selama beberapa bulan sekali tergantung seberapa sering mobil digunakan. Jika mobil digunakan setiap hari dan dikendarai di lalu lintas yang padat, otomatis perawatan mobil harus dilakukan lebih rutin.

Selain itu, pemilik mobil juga harus mengetahui jika setiap jenis mobil memiliki perawatan yang berbeda satu sama lain. Misalnya pada mobil Eropa, untuk memeriksa apakah mesin dan komponen lainnya bermasalah diperlukan proses diagnostic scan. Namun baik mobil Eropa ataupun Jepang, memiliki durasi perawatan yang sama.

Untuk itu, pemilik mobil harus tahu perawatan mobil apa saja yang harus dilakukan. Nah berikut ini, kami berikan jabaran mengenai perawatan rutin mobil yang harus dilakukan agar mobil awet, tahan lama dan semakin nyaman dikendarai.

  1. Ganti dan Cek Oli Secara Berkala

Umumnya, oli mobil harus diganti saat menempuh 5.000-10.000 km atau 6 bulan sekali. Namun jika mobil setiap hari melintas di jalanan yang macet, waktu penggantian oli otomatis akan lebih cepat. Untuk itu, ada baiknya pemilik mobil harus rutin mengecek kondisi oli mobilnya. Caranya dengan menggunakan tongkat dipstick yang berada di kap mobil. Jika warna oli sudah berubah menjadi hitam pekat dan kental, itu artinya sudah waktunya oli diganti. Periksa juga volume oli, jangan sampai volume oli melebihi atau kurang dari batasan yang ada di dipstick.

 

Ganti Oli Pakai Harga Promo >>

 

  1. Memeriksa Kondisi Kopling dan Rem

Mengecek kampas rem merupakan hal yang harus rutin dilakukan oleh pemilik mobil. Karena kampas rem memiliki peran vital bagi kendaraan. Kampas rem harus diganti saat pengendara merasakan getaran saat menginjak rem dan rem menjadi tidak pakem. Umumnya, kampas rem mobil sebaiknya dilakukan setiap 40.000 km / 2 tahun agar kualitas pengereman serta keamanan berkendara terjaga dengan prima. Atau bisa juga saat ketebalan kampas rem sudah mencapai 2 milimeter.

Untuk mobil bertransmisi manual, pemilik mobil harus melakukan pemeriksaan pada kampas kopling. Jika kampas kopling sudah mulai habis (aus), maka ditandai dengan pengendara akan merasakan berat saat perpindahan gigi. Hal tersebut tentu akan menganggu kenyamanan saat berkendara. Untuk kampas kopling, ada baiknya dilakukan penggantian setiap 10.000 km.

  1. Mengganti Air Radiator

Radiator berfungsi untuk menjaga mesin agar tidak terlalu panas. Karena fungsinya yang penting, air radiator perlu diganti secara berkala. Penggantian air radiator bisa dilakukan saat servis rutin mobil. Karena itu Anda perlu mengecek kondisi air radiator apakah mencukup atau tidak.

Salah satu tanda jika air radiator harus diganti ialah munculnya overheating pada mesin dan juga berubahnya warna air coolant menjadi keruh.

  1. Melakukan Pengecekan Pada Aki

Jika mobil yang ingin dikendarai tidak mau menyala saat di starter, ada kemungkinan aki mobil Anda sudah harus diganti. Karena aki berfungsi untuk menyuplai energi ke starter, jadi jika aki sudah soak maka tentu saja tidak ada energi yang bisa disalurkan ke starter.

Pastikan air aki berada di antara garis dan penanda. Anda juga bisa melakukan pengecekan kondisi aki mobil dengan menggunakan voltmeter untuk mengukur ketegangan aki.

  1. Cek Kondisi Ban

Meskipun terdengar sepele, namun semua pemilik kendaraan harus memerhatikan kondisi ban kendaraannya. Anda pasti sering bukan mendengar kecelakaan yang disebabkan oleh pecah ban. Nah pecah ban salah satunya diakibatkan karena ban telah kadaluarsa dan kurangnya tekanan udara pada ban.

Untuk itu, pengendara harus rajin memeriksa tekanan udara pada ban kendaraan setidaknya sebulan sekali terutama saat mobil akan dibawa berpergian jauh itu dimaksudkan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Memanaskan Mobil Setiap Hari

Meskipun tidak digunakan, setidaknya panaskan mobil Anda setiap hari. Itu karena aki tetap mengalirkan listrik ke setiap bagian mobil, nah jika mobil tidak dihidupkan dalam waktu lama maka persediaan listrik dalam aki akan habis dan hasilnya mobil akan sulit saat dinyalakan.

Selain itu, memanaskan mobil setiap hari juga bertujuan agar pelumas dapat menyebar secara merata. Jika ingin menghemat bensin Anda bisa memanaskan mobil selama 2-3 menit. Karena memanaskan mobil lebih dari 5 menit berpotensi menguras bensin kendaraan.

  1. Periksa Kabel dan Lampu Secara Rutin

Jika tidak ingin terjadi masalah di jalan, ada baiknya Anda rutin memeriksa kondisi lampu dan kabel mobil. Karena bisa saja kabel dan lampu bermasalah seperti lampu yang mulai redup atau kabel yang putus. Kondisi lampu khususnya lampu depan yang redup atau mati, akan berbahaya jika Anda mengemudi di malam hari. Matinya lampu kendaraan juga bisa membuat Anda ditilang oleh polisi. Karena itu, lakukan pengecekan kabel dan lampu sebelum berkendara.

  1. Gunakan Bahan Bakar Yang Sesuai

Bahan bakar memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap performa mesin. Bahan bakar yang memiliki oktan terlalu tinggi akan membuat pembakaran tidak sempurna sedangkan bahan bakar dengan oktan rendah dapat berpotensi membuat pompa bensi cepat aus karena filter bensin yang menyumbat aliran bahan bakar sehingga pompa akan bekerja lebih keras.

Karena itu, gunakanlah bahan bakar yang sesuai dengan anjuran agar tidak ada masalah yang muncul pada kendaraan.

  1. Tune Up/ Servis Rutin Mobil

Jika Anda tidak terlalu mengerti tentang mobil, sudah seharusnya semua perawatan mobil diserahkan kepada ahlinya. Bawalah mobil ke tempat servis untuk dilakukan perawatan berkala. Anda juga bisa melakukan tune up untuk memantau kondisi mobil. Sehingga jika ada kerusakan, Anda dapat langsung memperbaikinya.

Tune up mesin mobil sebaiknya dilakukan setiap 5.000 km / 6 bulan agar performa mesin tetap terjaga dan terawat.

Jika ingin servis rutin mobil dengan harga terjangkau, Anda bisa mendaftarkan perawatan mobil melalui otomall.id.

Melalui otomall.id Anda akan mendapatkan pelayanan tune up yang meliputi penggantian oli mesin dan filter oli, pembersihan ruang bahan bakar (carbon clean), pembersihan throttle body (opsional), pengecekan dan pembersihan filter-filter, pelumasan engsel-engsel dan pengecekan mesin.

 

Tune Up Pakai Harga Promo >>

 

Anda juga tidak perlu khawatir karena Otomall.id menjalin kemitraan khusus dengan bengkel-bengkel terpercaya pilihan, yang memastikan Anda bisa mendapatkan harga dan kualitas servis mobil yang terbaik dan termurah.

Semua jenis dan brand mobil seperti Toyota, Honda, Suzuki, Isuzu, Ford, Hyundai, BMW, Mercedes Benz, Audi, Jaguar sampai dengan Range Rover dan brand-brand lainnya bisa di servis di otomall.id.

Sebagai perbandingan, harga servis mobil Avanza dan Agya di otomall.id adalah Rp 220.000, Innova Rp 250.000. Di bengkel resmi, servis mobil Avanza Rp 580.000, Agya Rp 460.000, Innova Rp 810.000. Sedangkan di bengkel umum, servis mobil Avanza Rp 300.000, Agya Rp 350.000 dan Innova Rp 370.000.

Tunggu apalagi? Gunakan otomall.id dan hemat biaya perawatan rutin mobil Anda.

Kembali

Apakah anda menyukai artikel ini?

Customer Reviews

Apa kata pelanggan yang telah mencoba servis menggunakan Otomall

Yanto, Fortuner 2017

Harga servis rutin di Otomall.id beneran beda jauh dibandingkan di luaran. Keahlian mekanikpun sangat memadai.

Andi, Agya 2015

Variasi parts yang disediakan lengkap, ada jaminan ori juga. Cukup puas, bakal pakai lagi untuk mobil kedua saya.