Seberapa Pentingkah Ganti Oli Bagi Mobil?

16 September 2020 11.02

Bagi kendaraan, perawatan adalah hal yang penting untuk menjaga kendaraan agar memiliki masa pakai yang lama atau dengan kata lain mencegah kendaraan agar tidak mudah rusak. Perawatan penting dilakukan semua kendaraan baik itu kendaraan besar, motor hingga mobil.

Sayangnya saat ini, banyak pemilik kendaraan yang mengabaikan perawatan kendaraan. Salah satunya adalah ganti oli. Ganti oli sangat wajib dilakukan bagi semua mobil. Dengan mengganti oli maka pemilik kendaraan dapat menjaga agar performa mesin tetap bagus dan terawat dan agar kendaraan dapat berumur panjang.

Sebagai pemilik kendaraan, Anda harus mengetahui jenis-jenis oli untuk mobil kesayangan Anda. Dilansir dari Deltalube, oli memiliki bahan dasar dan aditif yang berbeda-beda yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap komponen mesin. Untuk oli mobil, terdapat 5 jenis oli yaitu oli mesin, oli transmisi, oli gardan, oli rem dan oli power steering. Berikut penjabaran dari kelima jenis oli tersebut.

  1. Oli mesin

Oli mesin merupakan salah satu jenis oli yang paling banyak diketahui oleh semua pemilik mobil. Oli mesin sendiri terbagi dalam tiga jenis. Yang pertama adalah oli mineral yang berasal dari minyak bumi dan aman digunakan bagi kendaraan. Kedua adalah oli semi sintetik yang merupakan kombinasi oli mineral dan sintetik. Dan terakhir adalah oli full sintetik yang terbuat dari bahan murni oli sintetik dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan mesin yang ada.

Penggantian oli mesin mobil sebaiknya dilakukan setiap 5.000 km / 6 bulan s.d. 10.000 km / 1 tahun tergantung dari varian oli yang mobil digunakan.

  1. Oli transmisi

Oli transmisi memiliki banyak manfaat bagi kendaraan yaitu untuk melumasi mesin, memudahkan penggantian gigi mobil dan dapat memperpanjang usia mesin kendaraan. Oli transmisi umumnya diganti saat kendaraan sudah mencapai 80 rb km.

  1. Oli Gardan

Oli gardan adalah pelumas yang berfungsi menghubungkan transmisi dan gardan agar kinerja mesin semakin halus dan lancar. Salah satu ciri oli gardan harus diganti ialah saat munculnya suara berisik dan saat perpindahan gigi otomatis terasa kasar. Oli gardan biasanya diganti setiap 10 rb sampai 20 rb km.

  1. Oli Rem

Oli rem memiliki fungsi penting bagi proses pengereman kendaraan. Agar penarikan cakram lebih maksimal untuk menghentikan mobil maka dibutuhkan jumlah oli rem yang cukup. Sama seperti oli mesin, volume oli rem yang ideal ada tidak berada di bawah garis min atau add. Begitu juga dengan warnya, jika warna oli rem sudah berubah menghitam itu artinya oli sudah harus diganti. Oli rem umumnya disarankan diganti setiap 2 sampai 3 tahun sekali.

  1. Oli Power Sterring

Oli power steering berfungsi sebagai pompa hidrolik yang bsia mempermudah pengendara saat mengenalikan setir mobil. Jika volume oli power steering tidak mencukupi maka setir mobil bisa menjadi lebih berat dan bisa saja terjadi kerusakan pada pompa.

Semua jenis oli tersebut, harus rutin diganti sesuai dengan masa pakai dan juga kondisi olinya. Dengan rutin ganti oli mobil maka pemilik mobil bisa menjaga agar mesin mobil selalu dalam kondisi prima. Karena oli berperan untuk mengurangi gesekan pada komponen mesin dan meredakan panas yang dihasilkan oleh kinerja mesin sehingga mesin bisa lebih awet dan tahan lama.

Namun dalam kondisi tertentu misalnya, jika kendaraan sering melewati lalu lintas macet atau saat kendaraan terkena banjir. Sudah pasti waktu penggantian oli lebih cepat dari biasanya. Karena itu, pemilik kendaraan wajib mengecek volume dan warna oli setiap saat serta memperhatikan hal-hal kecil yang terjadi pada kendaraan seperti perubahan suara hingga adanya warna pada asap knalpot.

 

Ganti Oli Pakai Harga Promo >>


Resiko Jika Terlambat Ganti Oli

Mobil yang terus dipakai otomatis kualitas olinya juga akan menurun. Itulah mengapa pemilik mobil harus ganti oli mobil tepat pada waktunya. Karena jika sering terlambat ganti oli, akan ada banyak dampak buruk yang mengintai mobil kesayangan Anda. Berikut penjabaran jika pemilik mobil sering terlambat ganti oli.

  1. Kualitas Mesin Menurun

Oli selalu erat kaitannya dengan mesin karena berfungsi membantu kinerja mesin. Karena itu terlambat ganti oli bisa berdampak pada kinerja mesin mobil. Jika tidak diganti maka warna oli akan semakin hitam dan teksturnya pun semakin kental, sehingga fungsi oli sebagai pelumas komponen mesin akan menurun dan tidak akan maksimal.

Pemilik kendaraan akan merasakan tarikan mobil yang terasa berat, suara mesin yang semakin kasar bahkan dalam kondisi parah, mesin mobil saat pertama kali dinyalakan akan sulit menyala.

  1. Konsumsi Bahan Bakar Menjadi Semakin Boros

Oli berperan sebagai pelumas mesin mobil yang mengurangi gesekan antar komponen mesin. Dengan gesekan yang halus maka kinerja mobil semakin meningkat. Jika oli terlambat diganti maka gesekan akan semakin kuat begitu juga dengan tarikan mesin yang akan semakin terasa berat. Akibatnya, mesin akan membutuhkan sumber tenaga tambahan lain yaitu bahan bakar yang menyebabkan konsumsi bahan bakar akan semakin boros.

  1. Mesin Jadi Lebih Cepat Panas

Selain untuk mengurangi gesekan anta komponen mesin, oli juga berfungsi untuk mendinginkan mesin. Jadi saat oli mesin tidak diganti maka kualitas dan volumenya tentu akan menurun dan hasilnya kinerja oli untuk mendinginkan mesin tidak akan maksimal. Akibatnya mesin akan lebih cepat panas (overheating) yang berpotensi dapat merusak komponen lain pada mesin bahkan juga dapat menimbulkan kebakaran.

  1. Komponen Mesin Mengalami Kerusakan

Jika oli tidak diganti dalam waktu yang lama maka oli mobil yang sudah kental, hitam dan kotor akan mengakibatkan kerusakan pada komponan dibagian dalam mesin seperti piston, silinder dan komponen lainnya. Kotoran yang mengendap tentu akan membuat sirkulasi oli terhambat dan memperpendek usia mesin.

Oli yang tidak diganti juga membuat mesin bekerja lebih keras dan menimbulkan potensi karat, goresan bahkan kebakaran.

  1. Biaya Yang Dikeluarkan Akan Lebih Banyak

Oli yang terlambat diganti akan mengakibatkan kerusakan pada komponen mesin. Nah jika sudah mengalami kerusakan sudah pasti biaya yang akan dikeluarkan akan lebih banyak. Yang tadinya pemilik mobil hanya perlu mengeluarkan uang ratusan ribu, karena kelalaiannya tidak mengganti oli maka pemilik mobil harus mengeluarkan uang hingga jutaan rupiah. Untuk itu, ganti oli sesuai dengan waktunya.

Ingin ganti oli mobil dengan biaya murah? Kamu bisa ganti oli melalui otomall.id. Otomall.id menjual oli mesin dengan harga lebih murah dibandingkan bengkel resmi dan bengkel lainnya. Dengan kemitraan dengan bengkel-bengkel terpercaya pilihan, yang memastikan Anda mendapatkan harga ganti oli mesin mobil yang termurah.

Jika ingin oli yang berkualitas Anda bisa ganti oli shell dengan harga murah di otomall.id.

Otomall.id hanya bekerja sama dengan Shell dan kami memastikan harga yang diberikan termurah dibandingkan dengan harga bengkel lain. Varian yang dijual adalah 10W40, 5W30, 0W20, dan 5W40.

Ganti Oli Pakai Harga Promo >>


Otomall.id juga memberikan garansi 100% keaslian produk serta garansi servis (sparepart dan jasa) selama 7 hari.

Sebagai perbandingan, harga ganti oli di otomall.id untuk mobil Avanza ialah Rp 315.000 Agya Rp 251.000 Innova Rp 445.000, sedangkan di bengkel resmi untuk Avanza Rp 450.000 Agya Rp 350.000 Innova Rp 640.000 dan di bengkel lainnya untuk Avanza Rp 380.000 Agya Rp 295.000 Innova Rp 520.000.

Tunggu apalagi? Yuk, ganti oli di otomall.id!

 

 

 

Kembali

Apakah anda menyukai artikel ini?

Customer Reviews

Apa kata pelanggan yang telah mencoba servis menggunakan Otomall

Yanto, Fortuner 2017

Harga servis rutin di Otomall.id beneran beda jauh dibandingkan di luaran. Keahlian mekanikpun sangat memadai.

Andi, Agya 2015

Variasi parts yang disediakan lengkap, ada jaminan ori juga. Cukup puas, bakal pakai lagi untuk mobil kedua saya.